Supercoppa Italia 2011 AC Milan vs Inter Milan

Posted by agus ariefandy on Saturday, 6 August 2011


Jadwal : Sabtu 6 Agustus 2011 mulai pukul 18.30 WIB, ANTV
Siapa yang terbaik di ranah Italia? Jika mengacu hasil kompetisi Serie A musim 2010-2011, AC Milan boleh membusungkan dada. Sebab, di kasta tertinggi kompetisi di Italia itu, Milan adalah pemegang trofi juara.
Namun, Inter Milan yang musim lalu finis di urutan kedua jelas tak mau dipandang sebelah mata. Mereka tetap layak menyandang predikat klub terbaik menyusul raihan positif di ajang SuperCoppa Italia 2011. Di mana, Inter yang kini ditangani Gian Piero Gasperini merupakan jawara di ajang itu.
Nah, debat kusir soal siapa tim terbaik bisa diakhiri Hari ini(06/08). Di mana, keduanya akan bentrok di Stadion Nasional, Beijing memperebutkan trofi Piala Super Italia atau Supercopa de Italia.

Nerazzurri - julukan Inter Milan - yang sudah lima kali meraih trofi, tetap menganggap krusial laga derby jelang bergulirnya kompetisi itu. Terbukti, sejumlah pemain rela memangkas liburan musim panas mereka untuk kembali ke kamp latihan. Javier Zanetti misalnya. Setelah Argentina tersingkir di perempat final Copa America 2011, dia langsung terbang ke Beijing menyusul rekan-rekannya.

Bek berusia 37 tahun ini memang diminta segera bergabung, lantaran Yuto Nagatomo mengalami cedera dislokasi bahu. Selain Zanetti, kiper utama Julio Cesar juga diminta memangkas liburannya karena kiper Emiliano Viviano masih cedera.

"Laga melawan Milan selalu sarat dengan gengsi. Tapi, ini bukan sekedar gengsi. Kami ingin menang demi menjaga supremasi sebagai klub terbaik di negeri ini," cetus Zanetti kepada Tribalfootball. "Setelah mendapat telepon (untuk kembali), saya langsung bertolak ke Beijing. Kami sudah menjalani satu kali sesi latihan dan semuanya berjalan dengan baik," timpalnya.

Selain krisis pemain, persoalan yang mendera Inter adalah soal pergantian pelatih dari Leonardo ke Gian Piero Gasperini. Pergantian ini berimbas pada gaya bermain Inter. Jika dulu mereka terbiasa bermain dengan 4-2-3-1 atau 4-3-1-2, kini harus bermain dengan pola kesukaan Gasperini, 3-4-3.

Pola ini sangat asing bagi skuad Inter. Akibatnya, dalam beberapa uji coba Inter tampak kurang meyakinkan. Mereka ditahan imbang tanpa gol klub Turki Galatasaray (24/7), menang 2-0 atas Glasgow Celtic (30/7), serta kalah 0-3 dari Manchester City (31/7).

Dalam beberapa laga tersebut, para pemain belakang masih bingung dengan skema tiga bek sejajar. Christian Chivu, Lucio, dan Ivan Cordoba masih bisa mengatasinya, tapi kesulitan besar dialami Andrea Ranocchia.

Bagaimana Milan? Allenatore Massimiliano Allegri tidak melakukan banyak perubahan. Dia masih mengandalkan skema 4-3-1-2, dengan mengandalkan duet Alexandre Pato dan Zlatan Ibrahimovic di lini depan. Keduanya akan ditopang Robinho atau Kevin-Prince Boateng sebagai trequartista.

Perubahan hanya sedikit terjadi di sisi kiri pertahanan di mana rekrutan anyar Taye Taiwo akan mendapatkan posisi starter menggusur Luca Antonini. Sayangnya, Milan belum bisa memakai tenaga Philippe Mexes yang masih terkapar cedera.

"Selalu menang dalam dua laga terakhir bukan berarti kami harus diunggulkan. Kedua tim sama-sama berambisi mendapatkan gelar Piala Super, dan kami akan melakukan segalanya untuk menang," cetus Allegri. 


Follow Jiwaku On

Masukkan Email Anda dan Dapatkan Update Berita Jiwaku :

Baca Artikel Lainnya