Mobil keren di film Fast Furious 7

Posted by rina anisawati on Tuesday, 28 April 2015

Jiwaku -- Mobil keren di film Fast Furious 7 – siapa sie yang gak suka film fast furious dari pertama muncul hingga di seri yang ke tujuh ini??? Mungkin Cuma nenek2 dan ibu2 aja kali ya??? Hehe..

Dalam film yang luar biasa ini, memang benar-benar menyajikan alur cerita yang membuat penonton terhipnotis ketika menonton nya. Mungkin kalau pun nonton sampai 10x pasti tidak akan bosan.

Film fast furious pun selalu menggunakan mobil-mobil super keren, 

berikut beberapa mobil keren yang ada di film fast furious 7 :

Maximus Ultra Charger

Maximus Ultra Charger

The Lykan Hypersport

The Lykan Hypersport

Bugatti Veyron

Bugatti Veyron

1970 Dodge Charger

1970 Dodge Charger

Jeep Wrangler

Jeep Wrangler

Gimana??? Keren abis kan mobil-mobil nya. Itu hanya sebagian mobil keren yang ada di film fast furious 7. Pokok nya rekomendasi banget deh film nya, cocok banget buat ngisi waktu weekend bareng temen, pacar, ataupun keluarga. Selamat menonton sob…
More aboutMobil keren di film Fast Furious 7

10 Tipe Orang Cepat Sukses di Pekerjaan

Posted by rina anisawati on Sunday, 26 April 2015

Jiwaku -- Untuk menjadi seorang yang cepat sukses dalam sebuah lingkungan pekerjaan memang tidaklah mudah, akan tetapi jika kita tekun dan ulet dalam menjalani nya, pastilah dapat tercapai..


orang cepat sukses di pekerjaan

Berikut 10 tipe orang yang paling mungkin untuk sukses dalam dunia pekerjaan. Cek apakah tipe-tipe ini terdapat pada diri Anda.

The multi-tasker

Tipe ini dapat mengerjakan banyak pekerjaan di waktu yang sama dan terbiasa bekerja di bawah tekanan. Mereka juga bisa beralih fungsi ketika dibutuhkan. 

The obligator
Tipe ini tidak takut bertanggung jawab dan senang menghadapi risiko. 

The decision maker
Ketika seorang pengusaha baru saja memulai bisnis, ia terkadang enggan untuk mengambil risiko besar dan membuat keputusan konkret. Padahal, keputusan-keputusan besar justru membawa kemajuan besar bagi perusahaan. 

The cautious player
Tipe ini sangat berhati-hati dalam tindakannya sehingga cenderung menghindari risiko, tapi perusahaan membutuhkan orang seperti ini untuk menentukan langkah perusahaan dengan tepat dan cermat. 

The planner
Tipe ini sangat mahir dalam menguasai kebijakan dan membuat perencanaan. The planner adalah orang-orang yang dapat mengidentifikasi tujuan jangka panjang, memiliki visi untuk masa depan, dan memiliki langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuan. 
More about10 Tipe Orang Cepat Sukses di Pekerjaan

Pemeran Mahar Laskar Pelangi Meninggal

Posted by agus ariefandy on Monday, 12 January 2015

Jiwaku - Pemeran Mahar Laskar Pelangi Meninggal - Gempar dikabarkan Pemeran Mahar dalam film Laskar Pelangi ditemukan meninggal dunia dikamar kos nya.
Menurut keterangan salah satu teman veris yg menjadi saksi, Zulfani Fasa, dua hari lalu, pemeran Mahar dalam LASKAR PELANGI ini mengeluh sakit kepala dan pusing.
Zulfani berniat untuk membawanya ke dokter, Veris menolak tawaran nya dan memilih untuk tinggal di kosnya.
Sekitar jam 08.00 pagi, saksi mengaku kalau dia melihat Veris mengalami muntah. Saksi pun kemudian meninggalkan mahasiswa IKJ semester 3 tersebut pada pukul 14.30 untuk berangkat kuliah.
Namun naas untuk Zulfani yang menemukan Veris sudah tergeletak dalam keadaan tidak bernafas. Saksi pun segera melaporkan kejadian ini pada pihak yang berwajib.
Polisi yang mengambil alih kejadian ini tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Veris. Sampai sekarang pun penyidikan masih terus berlanjut untuk mengetahui penyebab kematian pada aktor arahan Andrea Hirata tersebut.
More aboutPemeran Mahar Laskar Pelangi Meninggal

Motivasi untuk Pemuda Indonesia by Susi Pudjiastuti

Posted by agus ariefandy on Wednesday, 29 October 2014

Motivasi untuk Pemuda Indonesia by Susi Pudjiastuti - Berikut kutipan lengkap surat Menteri Susi untuk para pemuda Indonesia:

Pemuda pemimpin masa depan…

Inilah sepenggal kisah dari saya,

Saya mengenal dunia usaha sejak remaja. Tepatnya sejak saya memutuskan untuk meninggalkan bangku sekolah tahun 1982. Waktu itu saya baru kelas 2 SMA.

Saya sadar dengan hanya berbekal ijazah SMP, tak akan ada satupun perusahaan yang mau mempekerjakan saya. Kalaupun ada hanya sebatas sebagai cleaning service.

Tapi pada saat itu saya yakin bahwa putus sekolah bukanlah akhir dari segalanya. Meskipun mungkin keputusan itu salah; saya tidak pernah menyesalinya.

Yang saya sangat tahu waktu itu adalah “School was just not my thing”. Saya selalu punya keyakinan kalau kita mau berbuat sesuatu pasti akan ada jalan, saya selalu percaya bahwa manusia diberi pilihan untuk menciptakan jalan hidup yang dipilihnya.

Saya ciptakan sebuah usaha, pekerjaan yang yakin akan menghasilkan uang, di mana akhirnya saya tidak harus bergantung dengan orang lain.

Saya tidak suka ketergantungan, karena ketergantungan akan mengurangi kemandirian. Tanpa kemandirian kita akan selalu dalam keterbatasan dalam menciptakan atau mengerjakan sesuatu, sehingga akhirnya hasilnya tidak sesuai dengan yang kita rencanakan.

Kehidupan nelayan di Pangandaran dan pesisir Pantai Selatan Jawa, begitu keras dan penuh resiko, dinihari melaut siang/sore baru pulang, setiap hari tidak peduli ombak atau cuaca untuk sebuah keyakinan.

Ini banyak memberikan kepada saya keyakinan & lebih mengerti makna hidup adalah sebuah keyakinan.

Masa-masa itu untuk bertahan hidup saya jualan Bed Cover, cengkeh, hingga akhirnya menjual ikan hasil tangkapan para nelayan. Pokoknya apa saja yang bisa saya kerjakan akan saya kerjakan.

Ketika pada akhirnya saya fokus di bisnis hasil tangkapan Lobster nelayan, peluang besar itu akhirnya datang. Tantangannya adalah saya harus membawa Lobster hidup dari Pangadaran ke Jakarta untuk diekspor ke luar negeri.

Perjalanan yang jauh, berjam-jam membuat angka kematian sangat tinggi. Hal ini membuat saya bertekad menerbangkan lobster-lobster hidup tadi dengan pesawat kecil ke Jakarta.

Para pemimpin masa depan, dalam hidup ini kita juga harus berani mengambil resiko.

Ini terjadi ketika saya kembali nekat memutuskan mendaratkan pesawat kecil saya di Meulaboh dan Pulau Simeuleu, setelah tsunami menggerus pesisir timur propinsi NAD.

Semua orang tergerak untuk membantu, termasuk saya. Tanpa izin terbang bahkan ijin operasi, tanpa kepastian bisa mendarat atau tidak, saya akhirnya bisa meyakinkan semua pihak, Meulaboh bisa ditembus lewat udara.

Dan sejak hari itu bantuan mengalir ke sana. Ini bukanlah kisah heroik saya.

Namun, ada perasaan “Hangat” (saya merasakan “good feeling” yang luar biasa!) menyusup ke dalam hati kita, ketika kita mampu berbuat sesuatu untuk orang lain karena kita bisa & memutuskan untuk melakukannya.

Keyakinan, keberanian seperti inilah yang membuat saya bertahan dan menjadi seperti sekarang ini; membawa pesawat-pesawat kecil saya menembus pedalaman, pelosok Indonesia.

Pemimpin masa depan, saya tahu tidaklah mudah memulai sebuah usaha di negeri kita tercinta ini.

Begitu banyak barikade yang harus kita hadapi, dari regulasi yang tidak fleksibel, paper work exercise yang berlapis yang mencekik kita, bahkan setelah kita menjadi sebesar sekarang.

Tapi itulah tantangan kita, untuk membuat lingkungan usaha lebih kondusif bagi semua pihak, untuk menciptakan lapangan kerja dan kesempatan untuk lebih banyak anak bangsa.

Yang saya lakukan hanyalah sebagian dari tujuan kita untuk menjadi bagian Indonesia. Memudahkan, mendekatkan anak-anak bangsa dengan ibu kota, atau kabupaten dengan propinsi.

Mengubah hari perjalanan menjadi hanya satu jam atau dua jam saja. Ikut berpartisipasi menjaga NKRI.

Pesan saya untuk para pemimpin masa depan: mulailah ubah pola pikir kita, untuk selalu mau bekerja keras jangan berleha-leha.

Sangatlah tidak pantas di negeri yang kaya raya; kita menjadi miskin. Seperti tikus mati di lumbung padi. Sumber daya apa yang kita tidak punyai di negeri ini?

Saya tahu saya orang yang tidak mau diatur, diperintah atau disuruh untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan hati nurani, tapi itulah yang membuat saya menjadi manusia dengan pikiran merdeka.

Pemimpin masa depan, yakinlah keberhasilan kita untuk masa depan bangsa kita hanya kita dapatkan dengan jiwa & pikiran yang merdeka & mandiri.

Selamat berjuang.

Salam hangat,

Susi Pudjiastuti

By ; Nadya Isnaeni
Sumber : Liputan6.com

More aboutMotivasi untuk Pemuda Indonesia by Susi Pudjiastuti

Sikap adalah Aset Terpenting untuk Sebuah Kesuksesan

Posted by agus ariefandy on Saturday, 17 May 2014

"Kelemahan sikap menjadi kelemahan karakter" - Albert Einstein

Sikap atau attitude Anda adalah kendaraan untuk mencapai potensi Anda sepenuhnya.

Robert Hall International, sebuah perusahaan konsultan di San Francisco, meminta para vice president dan direktur-direktur sumber daya manusia dari 100 perusahaan terbesar di Amerika untuk menyebutkan satu alasan utama mereka memecat seorang pekerja.

Jawabannya sangat menarik dan menggarisbawahi sikap dalam dunia bisnis:

1. Tidak kompeten : 30%

2. Ketidakmampuan bekerja sama dengan pekerja lain : 17%

3. Ketidakjujuran atau berdusta : 12%

4. Sikap negatif : 10%

5. Kurang motivasi : 7%

6. Kegagalan atau menolak mengikuti perintah : 7%

7. Alasan lain-lain: 8%

Walaupun peringkat satu adalah kompetensi, tetapi alasan terbanyak adalah masalah sikap (tidak jujur, negatif, kurang motivasi, dll).

Selain itu, The Carnegie Institute menganalisis catatan 10.000 orang dan menyimpulkan bahwa 15% kesuksesan berkaitan dengan pelatihan teknis dan 85% selebihnya adalah masalah kepribadian dan sikap.

Sikap kita menentukan apa yang kita lihat dan bagaimana kita menangani perasaan kita.

Menurut John C. Maxwell, dua faktor ini sangat menentukan kesuksesan kita. Karena itu, pastikan sikap Anda menjadi aset terbesar Anda, bukan kewajiban terbesar Anda.

More aboutSikap adalah Aset Terpenting untuk Sebuah Kesuksesan

Komitmen Untuk Berkomitmen

Posted by agus ariefandy

"Ada perbedaan antara minat dan komitmen. Saat Anda tertarik melakukan sesuatu, Anda mengerjakannya hanya jika situasi mengizinkan. Tetapi saat Anda berkomitmen melakukan sesuatu, Anda tidak menerima alasan, hanya hasil" -Anonim

Dear sobat jiwaku,

Jika usaha Anda belum membuahkan hasil, bisnis Anda belum menghasilkan keuntungan yang Anda harapkan, atau hubungan dengan pasangan yang tengah goyah, ingatlah kembali pada komitmen awal pada saat Anda menetapkan tujuan.

Berpegang teguhlah pada komitmen tersebut. Sebuah tujuan yang gagal, proyek yang tidak selesai, hubungan yang putus, diakibatkan patahnya sebuah komitmen. Sesederhana itu, sedalam itu, dan sepenting itulah sebuah komitmen.

Sukses adalah hasil menciptakan dan menjaga komitmen Anda dan orang lain.

Sebuah tujuan tidaklah relevan, mimpi tak ada gunanya dan harapan tidaklah lebih dari sebuah gelembung mimpi, sampai Anda berkomitmen penuh untuk mewujudkannya.

Komitmenlah yang menginspirasi Anda mengeluarkan kemampuan terbaik Anda.

Komitmen memperlihatkan kepada dunia keseriusan Anda dalam bertindak. Komitmen juga melindungi serta menguatkan kredibilitas dan reputasi Anda. Komitmen memberikan Anda energi, momentum yang tak pernah berhenti, dan rasa bangga yang tak ternilai.

Komitmen juga memberikan kekuatan. Tidak peduli apa pun yang kita hadapi, sakit, kemiskinan, atau bencana, kita tidak akan teralih dari tujuan kita.

Salam sukses selalu..

Admin Jiwaku

More aboutKomitmen Untuk Berkomitmen